SistemInformasi Geografis adalah kegiatan yang erat kaitannya dengan ilmu geografi. Ilmu Geografi adalah ilmu yang mempelajari lokasi, persamaan dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik serta manusia yang hidup di bumi. Geografi tidak terbatas pada pemetaan, tidak hanya menjawab apa dan dimana diatas muka bumi, namun juga mengapa
- Kemunculan Sistem Informasi Geografis SIG merupakan bentuk pengaruh kemajuan teknologi informasi di ilmu geografi, terutama yang terkait dengan bidang kemunculan Sistem Informasi Geografis bermula pada dasawarsa 1960-an. Perintisan SIG diawali dengan penggunaan teknologi komputer untuk implementasi geografi kuantitatif. Roger Tomlinson 1933-2014 adalah ahli geografi pertama yang mengembangkan Sistem Informasi Geografis. Pada tahun 1963, ia membangun Sistem Informasi Geografis di Kanada. Sistem itulah SIG pertama di dunia. Dia pun diakui sebagai ilmuwan pertama yang merencanakan, dan mengembangkan Sistem Informasi Geografis. Tomlinson membangun sistem itu atas permintaan Pemerintah Kanada. Ia pula yang yang memberi nama Sistem Informasi Sistem Informasi Geografis dan Contohnya Definisi umum dari Sistem Informasi Geografis adalah sistem, yang dirancang bekerja dengan data, serta memuat referensi spasial dan koordinat-koordinat geografi. Dari segi fungsi, SIG mengolah informasi yang berisi data dengan referensi geografis dan spasial. Pengolahan data memakai teknologi komputer sehingga mudah dikombinasikan menjadi informasi seperti yang diinginkan. Karena itu, SIG dipahami sebagai sistem yang berfungsi mengumpulkan, mengatur, mengelola, menyimpan, dan menyajikan berbagai data yang terkait dengan kondisi geografis suatu wilayah. Mengutip buku Modul Geografi 2020 dari Kemendikbud, berikut pengertian Sistem Informasi Geografis menurut para ahli. Definisi SIG menurut Rice 2000 Sistem Informasi Geografis adalah sistem komputer yang digunakan untuk memasukkan input, menyimpan, memeriksa, mengintegrasikan, menganalisis, serta menampilkan data-data yang berkaitan dengan posisi-posisi di permukaan bumi. Definisi SIG versi Bern 1992 Sistem Informasi Geografis adalah sistem komputer yang digunakan untuk memanipulasi data geografi. Definisi SIG menurut Guo Bo 2002 Sistem Informasi Geografis ialah teknologi informasi yang punya fungsi menganalisis, menghimpun, dan menampilkan data-data spasial maupun non-spasial. Definisi SIG versi Aronoff Sistem Informasi Geografis adalah sistem berbasis komputer yang dipakai untuk menyimpan dan memanipulasi informasi geografis. Sistem ini memungkinkan data dalam bentuk digital bisa diakses untuk menunjukkan lokasi di peta. Sistem Informasi Geografis menggabungkan peta digital dengan berbagai jenis data sehingga penyajian informasi pemetaan menjadi jauh lebih efisien. Sistem ini tak hanya dapat diaplikasikan untuk dokumentasi beragam fenomana alam, tapi bisa pula dimanfaatkan untuk bermacam bidang dengan jangkauan luas. Contoh penggunaan Sistem Informasi Geografis adalah Sistem Informasi Geospasial-BPS dalam bentuk website Situs Ina-Geoportal yang beralamat di Portal satu peta yang dibentuk pemerintah Indonesia di Komponen Sistem Informasi Geografis & Proses Kerja SIG Sistem Informasi Geografis terdiri atas sejumlah komponen. Menukil dari Modul Geografi X KD dan 2020 terbitan Kemdikbud, berikut ini daftar komponen-komponen tersebut Perangkat keras atau Hardware seperti perangkat komputer, monitor, dan lain sebagainya Perangkat lunak atau Software seperti program SIG Mapinfo, Arcview, R2V, ArcInfo dll Manusia atau brainware tenaga manusia bertugas mengumpulkan dan menganalisis data SIG SIG dapat mempresentasikan data geografis dari dunia nyata permukaan bumi ke layar monitor komputer. Oleh karena itu, SIG sama halnya dengan lembaran peta dalam bentuk digital, yang padat akan informasi. Sebagai sebuah sistem, gambaran umum tahapan kerja SIG meliputi 3 proses. Pertama, masukan input data. Dalam praktinya, input data ke perangkat SIG dilakukan dengan mengubah data asli jadi bentuk yang dapat diterima dan dipakai dalam Sistem Informasi Geografis. Kedua, proses pengolahan data. Pengolahan data dalam Sistem Informasi Geografis meliputi proses manipulasi dan analisis. Pengolahan merupakan aktivitas membuat basis data baru, menghapus basis data, membuat tabel basis data, mengisi serta menyisipkan data ke dalam tabel, mengubah atau mengedit data, dan membuat indeks untuk setiap tabel basis data. Ketiga, keluaran output data. Maksud dari tahap ini adalah penyajian data yang menayangkan informasi serta hasil analisis dalam Sistem Informasi Geografis. - Pendidikan Penulis Addi M IdhomEditor Yantina Debora
Metodeyang digunakan dalam SIG akan berbeda untuk setiap permasalahan. SIG yang baik tergantung pada aspek desain dan aspek realnya. Proses-proses dalam SIG. Pada dasarnya pada Sistem Informasi Geografis terdapat lima (5) proses yaitu: Input Data Proses input data digunakan untuk menginputkan data spasial dan data non-spasial.
Apabila Sobat Pijar ingin meneliti suatu kondisi geografis, maka akan lebih mudah jika menggunakan SIG. SIG atau Sistem Informasi Geografis adalah suatu cara yang dilakukan untuk mengumpulkan, mengelola, sampai menyimpan data. Nah, SIG sendiri terdiri dari beberapa komponen SIG. Komponen SIG sendiri punya banyak manfaat, lho. Salah satunya adalah untuk mendapatkan data proyeksi wilayah yang diinginkan. Selain itu, baik SIG dan penginderaan jauh adalah hal yang tidak bisa dipisahkan karena SIG dapat menampilkan referensi geografis berkaitan dengan informasi keruangan. Data SIG sendiri diperoleh dari citra penginderaan jauh, sehingga keduanya saling berhubungan. Untuk lebih mengetahui SIG, komponen, kelebihan, dan kelemahannya,simak penjelasan berikut ini, yuk! Pengertian SIG SIG adalah sistem yang digunakan untuk mengumpulkan, mengatur, mengelola, menyimpan, dan menyajikan berbagai jenis data yang diperlukan dalam hal geografis di suatu wilayah. Definisi SIG juga diberikan oleh berbagai ahli. Menurut Rice 2000, SIG adalah sistem komputer yang digunakan untuk memasukkan, memeriksa, menganalisis data yang ada berkaitan dengan posisi di permukaan bumi. Sedangkan, menurut Guo Bo 2002, SIG adalah teknologi informasi yang dapat menyajikan, menganalisis dan menyimpan data baik itu spasial atau non spasial. Nah, dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa SIG merupakan kumpulan dari perangkat keras, perangkat lunak, sampai dengan data geografi yang dapat dilakukan manipulasi dan analisis sehingga mendapatkan data yang diinginkan. Manfaat SIG Ada banyak manfaat SIG dari berbagai bidang. Contohnya adalah sebagai berikut. 1. SIG untuk Inventarisasi SDA Manfaat SIG untuk SDA yaitu agar dapat mengetahui persebarannya yang ada di wilayah tertentu. Selain itu, SIG juga bisa untuk mengetahui kawasan lahan yang berpotensi untuk ditanami tumbuhan. Pemetaan terkait kesuburan tanah dan lahan pertanian juga dapat dilakukan dengan mudah. 2. SIG untuk Perencanan Pembangunan Fungsi sebagai perencanaan bangunan dapat diterapkan pada analisis peta tematik. Dengan menggunakan data ini, kamu dapat mengetahui lahan potensial untuk pembangunan. Contohnya adalah merencanakan pembangunan terminal bus dengan memanfaatkan SIG. Caranya dengan melihat peta jaringan jalan, tata guna lahan, peta kepadatan penduduk, dsb. 3. SIG untuk Perencanaan Ruang Manfaat ini dilakukan untuk mengetahui persebaran penduduk, penggunaan lahan, dsb. 4. SIG untuk Perencanaan Transportasi SIG juga bisa untuk inventarisasi transportasi yaitu untuk menganalisis wilayah macet, kecelakaan, dan rute alternatif. 5. SIG untuk Mitigasi Bencana Mitigasi bencana juga dilakukan dengan SIG yaitu untuk menentukan lokasi tempat evakuasi, identifikasi sumber bencana, dsb. Komponen SIG Dalam menjalankan fungsi SIG, Sobat Pijar butuh yang namanya komponen SIG. Komponen ini saling terkait satu sama lain sehingga penting untuk mempunyai semuanya agar dapat menampilkan data yang dengan baik. Beberapa komponen tersebut antara lain 1. Perangkat Keras Hardware Komponen perangkat keras adalah hal penting yang mendukung kerja dari SIG. Ini dia bagian-bagian komponen SIG ini beserta dengan fungsinya CPU Central Processing Unit perangkat yang memproses semua program yang ada. CPU disebut juga otak dari komputer agar semua software dapat dijalankan. VDU Visual Display Unit sebagai layar monitor yang menampilkan hasil pemrosesan dari CPU. Disk drive komponen CPU untuk menjalankan program. Tape drive komponen CPU untuk menyimpan data. Digitizer alat yang berfungsi untuk mengubah data hard menjadi digital. Printer alat untuk mencetak data atau peta. Plotter mencetak peta dengan ukuran lebih besar dibandingkan dengan printer. 2. Perangkat Lunak Software Selain perangkat keras, SIG tidak akan berjalan tanpa adanya software. Perangkat lunak atau software ini adalah komponen SIG yang berasal dari program pendukung yang digunakan untuk menginput data, memproses data, sampai melakukan output data. Banyak software yang dibuat untuk menjalankan fungsi SIG. Bahkan, ada yang gratis, lho. Contohnya adalah ILWIS,Q-GIS, ArchView, dan ArcGis. Semua itu dibutuhkan untuk mendukung hasil geografis atau pembuatan proyeksi kondisi geografis di waktu tertentu. 3. Manusia Hardware dan software tidak akan berjalan jika tidak ada yang mengendalikannya. Oleh sebab itu, komponen SIG yang tidak boleh ketinggalan adalah manusia sebagai brainware. Brainware adalah orang yang bertanggung jawab dalam melakukan pengumpulan, proses, analisis, sampai dengan publikasi data geografis. Brainware termasuk komponen penting untuk mengolah data lapangan. Data tersebut yang nantinya akan menghasilkan data digital berupa peta untuk keperluan tertentu. Contohnya adalah membuat proyeksi daerah banjir di Indonesia di tahun 2025. Sobat Pijar harus menginput berbagai data dan menggunakan fitur yang ada agar mendapatkan hasil yang relevan. Subsistem SIG Penggunaan SIG mampu untuk menampilkan hal yang ada di dunia nyata menjadi data digital yang ada di layar komputer. Sebagai sebuah sistem, SIG juga memiliki beberapa subsistem yang merupakan tahap kerja dari SIG, diantaranya adalah sebagai berikut 1. Masukan Input Input adalah subsistem SIG saat manusia perlu memasukkan data asli menjadi data digital. Kegiatan input ini terdiri dari dua yaitu sumber data dan proses pemasukan data. Sumber data bisa didapatkan dari 3 jenis, yaitu data penginderaan jauh, data terestris atau data lapangan, dan data peta. Sedangkan itu, proses pemasukan data ada dua jenis, yaitu data spasial/keruangan dan data atribut/deskriptif. 2. Proses Pengolahan Setelah input data dilakukan, tahap selanjutnya adalah proses pengolahan. Nah, di tahap ini kamu bisa melakukan analisis dan manipulasi data. Sobat Pijar bisa melakukan berbagai modifikasi seperti pembuatan data baru, menghapus dan mengedit data, sampai menyisipkan data ke tabel. 3. Keluaran Output Subsistem terakhir dari SIG yaitu keluaran yang merupakan penyajian data atau hasil dari manipulasi yang sudah dilakukan. Penyajian data dari SIG ini dapat terjadi dalam beberapa bentuk seperti hardcopy, softcopy, dan bisa dalam bentuk biner elektronik. Keunggulan SIG SIG adalah kumpulan dari beberapa komponen penting untuk menjalankan suatu sistem agar menghasilkan berbagai data digital. Dalam menjalankan sistem ini, kamu juga harus tahu kelebihan dan kelemahannya. Adapun keunggulan SIG adalah sebagai berikut Data dapat dikelola secara praktis tanpa perlu melakukan perhitungan manual. Format yang diberikan juga jelas. Biaya lebih murah dibandingkan harus menggunakan survey lapangan. Data bisa dipakai kembali dan diulang apabila terjadi kesalahan. Data bisa diubah dengan mudah sesuai keinginan brainware. Data spasial dan non spasial dapat dikombinasikan untuk menciptakan data yang diinginkan. Analisis data dapat dilakukan secara efisien. Data yang sulit digambarkan secara manual lebih mudah ditampilkan lewat SIG. Data inilah yang berbentuk 3 dimensi. Dapat digunakan untuk mengambil keputusan secara tepat. Kelemahan SIG Dari banyaknya keunggulan yang dimiliki oleh SIG, sistem ini juga memiliki berbagai kelemahan, lho. Di antaranya adalah sebagai berikut Membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian di bidang pengoperasian software. Hal ini karena software tersebut umumnya sulit digunakan bagi pemula sehingga butuh belajar dan memahaminya terlebih dahulu. Sistem SIG ini umumnya besar sehingga banyak orang kesulitan untuk mengaturnya. Seringkali ada plagiat dari data yang sama. Pengembangan sistem informasi butuh waktu lama dan konsentrasi yang tinggi. Butuh waktu untuk memahaminya sehingga seringkali ada pelatihan dan hanya bisa digunakan oleh jurusan tertentu seperti teknik lingkungan, geografi, programmer, dan jurusan lainnya. __________________________________________________________________Komponen SIG yaitu hardware, software, dan brainware harus saling terkait agar dapat menjalankan sistem ini dengan baik. Dibutuhkan juga kemampuan dalam interpretasi data agar mampu membaca hasil data SIG. Yuk, ketahui lebih banyak tentang komponen SIG dan materi Geografi lainnya di Pijar Belajar. Dengan Pijar Belajar, kamu bisa banget asah kemampuanmu melalui berbagai latihan soalnya. Nggak cuma itu, Pijar Belajar juga punya video pembahasannya, Pijar Belajar sekarang!
Untukdapat menjalankan fungsinya dengan baik, SIG harus didukung oleh perangkat keras dan perangkat lunak yang memadai. Contoh perangkat keras SIG misalnya CPU, Scanner, Printer, Ploter. Sedangkan contoh perangkat lunak SIG misalnya Arc GIS, Arc View, Map Info, dan lain-lain. Data spasial dalam SIG biasanya dilengkapi dengan data tabular, yang
Sistem Informasi Geografis ialah sistem yang dirancang dengan tujuan untuk menyimpan, memanipulasi, menganalisis, mengelola, dan menyajikan data geospasial. Kata kunci untuk teknologi ini adalah objek studi geografi yang mengindikasikan bahwa sebagian dari data bersifat spasial. Untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik, SIG harus didukung oleh perangkat keras dan perangkat lunak yang memadai. Contoh perangkat keras SIG misalnya CPU, Scanner, Printer, Ploter. Sedangkan contoh perangkat lunak SIG misalnya Arc GIS, Arc View, Map Info, dan lain-lain. Data spasial dalam SIG biasanya dilengkapi dengan data tabular, yang dikenal sebagai data atribut. Misalnya sekolah. Lokasi sebenarnya dari sekolah adalah data spasial. Data tambahan seperti nama sekolah, tingkat pendidikan yang diajarkan, kapasitas siswa akan menjadi data atribut. Sistem Informasi Geografis SIG adalah kerangka kerja untuk mengumpulkan, mengelola, dan menganalisis data. Berakar dalam ilmu geografi, SIG mengintegrasikan banyak jenis data. Ini menganalisis lokasi spasial dan mengatur informasi ke dalam visualisasi menggunakan peta atau tampilan 3D. Dengan kemampuan unik ini, GIS mengungkapkan wawasan yang lebih dalam tentang data-data yang ditampilkan pada komputer, seperti pola, hubungan, dan situasi, yang pada akhirnya dapat membantu pengguna membuat keputusan yang lebih cerdas. SIG adalah suatu sistem informasi berdasarkan kerja komputer yang mampu menerima masukan. Perangkat Keras dan Lunak Sistem Informasi Geografi Perangkat Keras Hardware SIG dapat didefinsisikan sebagai perangkat komputer beserta aksesori lainnya yang berperan dalam mendukung operasional perangkat lunaknya, yang meliputi perangkat lunak software SIG dan perangkat lunak pendukung lainnya. Semakin tinggi spesifikasi teknis yang dimiliki sebuah perangkat keras, maka performance sistem yang dibangun juga semakin bagus. Perangkat keras dalam tahapan kerja SIG biasanya memiliki standar minimal untuk spesifikasi teknisnya agar perangkat lunak bisa running dengan baik ketika mengolah data spasial dan non spasial dari SIG. Spesifikasi perangkat keras SIG tersebut berperan sebagai penentu dalam kecepatan, antara lain; Pengolahan data Akses data Kecepatan tampilan data Resolusi gambar Kemampuan penyimpanan data SIG. Perangkat Lunak Software SIG ialah software yang terdiri atas software yang dibutuhkan untuk mengolah data SIG dengan baik, maupun software pendukung lainnya yang diperlukan dalam membangun sebuah Sistem Informasi Geografis. Pada dasarnya, software SIG memiliki kesamaan tujuan untuk mengelolah proyek-proyek SIG, tapi perbedaannya hanya terletak pada bentuk tampilan yang ada pada komputer, bahasa pemrograman, aturan main, juga fasilitas purna jualnya. Pada perangkat lunak SIG, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain Perangkat lunak Sistem Informasi Geografis yang dibeli harus bisa memenuhi kebutuhan dan harus disesuikan dengan kebutuhan. Perangkat lunak Sistem Informasi Geografis harus cukup popular serta banyak dipakai user. Terdapat jaminan perawatan terhadap Perangkat lunak Sistem Informasi Geografis Bisa berkomunikasi dengan software-software umum lainnya. Sebuah softwar SIG ialah harus mampu menyediakan fungsi-fungsi yang meliputi penyimpanan, pengaturan, link, query, maupun analisa data geografis. Pengertian Sistem Informasi Geografi Menurut Para Ahli Adapun definisi SIG menurut para ahli, antara lain Prahasta, Sistem Informasi Geogarfi adalah software yang bisa digunakan untuk pemasukan, penyimpanan, manipulasi, menampilkan dan keluaran informasi geografis berikut atribut-atributnya. Aronaff 1989, Sistem Informasi Geografi ialah sistem informasi yang didasarkan pada kerja komputer yang memasukkan, mengelola, memanipulasi dan menganalisa data serta memberi uraian. Macam Perangkat Lunak dan Keras SIG Untuk bisa mengolah data geospasial dengan baik, SIG harus didukung oleh perangkat keras dan perangkat lunak. Berikut penjelasannya Perangkat keras SIG Perangkat keras SIG bisa dikelompokkan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut Alat masukan data Input Yaitu sarana yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam jaringan komputer. Alat masukan data meliputi digitizer, scanner, keyboard komputer, CD-ROM, diskette reader. Data yang sudah masuk di komputer menggunakan sistem SIG akan lebih tersusun rapi karena adanya penginputan data yang rapi. Alat pemrosesan data Process Yaitu alat dalam sistem dalam komputer yang digunakan untuk mengolah, menganalisis, dan menyimpan data yang masuk sesuai kebutuhan oleh orang. Alat pemrpsesan data meliputi Central Processing Unit CPU, tape drive, dan disk drive. Alat keluaran Output Yaitu alat yang berguna untuk menampilkan atau menayangkan informasi geografis yang telah selesai diolah dengan menggunakan SIG. Alat keluaran data yang dapat dimanfaatkan meliputi Misalnya, VDU Visual Display Unit, plotter, dan printer. Data yang telah masuk akan diolah melalui CPU yang di hubungkan dengan unit penyimpanan disk drive, tape drive, yang berguna untuk disimpan dalam disket atau CD; unit keluaran printer dan plotter, yang berguna untuk mencetak data dalam bentuk peta; VDU layar monitor, yang berguna untuk menayangkan data ketika diolah agar dapat dikontrol oleh para pemakai dan programer pembuat program, serta menayangkan hasil pemrosesan; scanner, yang berguna untuk membaca tulisan pada sebuah kertas atau gambar; CD-ROM, yang berguna untuk menyimpan program; digitizer, yang berguna untuk mengubah data asli gambar menjadi data digital angka; plotter, yang berguna untuk mencetak peta dalam ukuran relative besar; printer, yang berguna untuk mencetak data maupun peta dalam ukuran relatif kecil; CPU, yang berguna untuk memproses data digital; disk drive, yaitu bagian CPU menayangkan hasil pemrosesan menghidupkan program; tape drive, yaitu bagian CPU menayangkan hasil pemrosesan menyimpan program. Perangkat lunak SIG Macam-macam perangkat lunak yang digunakan dalam SIG, antara lain ArcInfo ArcInfo ialah salah satu perangkat lunak SIG yang telah banyak digunakan oleh para ahli di bidang SIG. Pada prinsipnya perangkat lunak yang satu sangat mendukung dalam pembuatan dan pembangunan sebuah peta yang didasarkan pada prinsip-prinsip informasi pemetaan yang terpadu. Prinsip informasi pada peta bisa dibedakan menjadi 2 dua bagian Informasi keruangan, yaitu informasi yang menggambarkan lokasi dan bentuk dari unsur-unsur geografi dan hubungannya dengan unsur-unsur yang lain unsur-unsur tersebut meliputi titik, garis, dan luasan/area/poligon. Informasi dekriptif, yaitu informasi yang berhubungan dengan unsur-unsur geografi tersebut atribut peta. ArcView ArcView ialah sebuah aplikasi SIG yang dikembangkan oleh yang mempunyai kemampuan untuk menampilkan, membuat, mengatur dan memanipulasi data spasial/geografis. Konsep yang digunakan oleh ArcView sama seperti perangkat luank SIG lainnya yaitu dengan penerapan layering yang setiap layer diisi oleh satu tipe layer. Tipe layer yang digunakan yaitu Tipe Titik yang berguna untuk menentukan lokasi tepat suatu objek. Sifatnya hanya mempunyai titik tengah saja. Tipe Garis yang berguna untuk menentukan suatu jalan, sungai atau batas. Sifatnya mempunyai titik tengah dan panjang. Tipe Area yang berguna untuk menentukan suatu keadaan daerah. Sifatnya mempunyaii titik tengah, keliling dan luasan. MapInfo MapInfo ialah aplikasi SIG yang dikembangkan oleh MapInfo corp. sejak tahun 1986. MapInfo corp. adalah sebuah perusahaan yang didirikan oleh empat orang mahasiswa Institut Politeknik Rensellaer, Troy, New York dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Kini MapInfo menjadi salah satu produk perangkat lunak SIG yang sukses di pasaran, parameternya, yaitu MapInfo tersedia dalam 16 versi bahasa yang berbeda MapInfo terjual ratusan ribu copy di dunia MapInfo menjadi perangkat lunak standard untuk pemetaan di lingkungan pemerintah Australia MapInfo secara defacto menjadi perangkat lunak standard untuk aplikasi – aplikasi telekomunikasi MapInfo banyak dipasarkan untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan-kebutuhan di lingkungan bisnis. Keunggulan dari software SIG yang satu ini adalah memungkinkan pengguna untuk melakukan visualisasi dan analisa data yang menjadi masukannya secara geografis lebih cepat, serta menyediakan informasi yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan. ArcGIS ArcGIS merupakan perangkat lunak SIG yang baru dari ESRI, yang memungkinkan kita untuk mengolah data dari berbagai format data. Melalui ArcGIS kita dapat memanfaatkan fungsi desktop maupun jaringan yang digunakan untuk mengakses data. Dengan ArcGIS kita dapat menggunkan fungsi pada level ArcView, ArcEditor, Arc/Info dengan fasilitas ArcMap, ArcCatalog dan Toolbox. Materi yang disajikan dalam perangkat lunak ArcGis meliputi konsep SIG; pengetahuan peta; pengenalan dan pengoperasian ArcGIS; input data dan manajemen data spasial; pengoperasian Arc Catalog; komposisi/ tata letak peta dengan ArcMap. MapServer MapServer ialah aplikasi freeware yang memungkinkan kita menampilkan data spasial di web. Pada bentuk yang paling mendasar ini, MapServer berupa sebuah program CGI Common Gateway Interface yang nantinya akan membuat data masuk lebih enak di telusuri Program tersebut akan ditampilkan pada web server. Dengan berdasarkan pada beberapa parameter tertentu akan dihasilkan data yang selanjutanya dikirim ke web browser, baik dalam bentuk gambar peta ataupun bentuk lain-lain. ERDAS Imagine ERDAS Imagine ialah perangkat lunak pemrosesan citra digital keluaran perusahan Leica. Produk ERDAS Imagine dan LPS Leica Photogrammetry Suite adalah produk andalan dari ERDAS untuk analisis citra dan fotogrametri tentang suatu hal yang diambil pada produk. Keunggulan utama dari produk-produk tersebut yaitu set analisis dan fotogrametri citra yang komprehensif dan luas serta integrasi yang luas dengan database spasial dan manipulasi database yang banyak. Tapi, kelemahan utamanya yaitu navigasi dokumentasi yang sulit. Modul Dasar Modul dasar perangkat lunak SIG meliputi Modul pemasukan; Pembetulan data; Modul penyimpanan; Peng-organisasian data; Modul pemrosesan, Penyajian data; Modul transformasi data; Modul interaksi dengan pengguna input query. Itulah tadi penjelasan dan uraian lengkap yang bisa kami tuliskan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan macam-macam perangkat keras dan lunak dalam SIG Sistem Informasi Geografi. Semoga melalui artikel ini memberikan edukasi bagi kalian. Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah
TeknologiSIG mengintegrasikan operasi basis data seperti query dan analisis statistik dengan visualisasi yang unik serta analisis spasial yang ditawarkan melalui bentuk peta digital. Kemampuan tersebutlah yang membedakan SIG dengan sistem informasi lain dan membuat SIG lebih bermanfaat dalam memberikan informasi yang mendekati kondisi dunia
Sistem Informasi Geografi atau SIG adalah suatu sistem yang kompleks dan tersusun atas 3 subsistem utama. SIG adalah cabang geografi mutakhir yang berkembang pesat. Secara konvensional atau sederhana, SIG ditampilkan dalam bentuk peta yang dibuat oleh geograf dengan cara kompilasi atau tumpang susun peta-peta yang berisi informasi yang diperlukan. Bagi seorang geograf, peta merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan gagasan kepada orang lain dan dia harus dapat menjamin agar setiap pengguna dapat menangkap "ide" dari peta yang disajikan secara mudah, cepat, easy using dan efisien. Secara koputerisasi, SIG disajikan dalam bentuk data digital, peta dan tabel yang merupakan hasil dari pengolahan digital dengan menggunakan software pengolah data geografi khusus. Adapun peran dan kedudukan SIG adalah untuk menghasilkan informasi spasial yang berarti tidak jauh berbeda dengan peran dan kedudukan pembuatan peta pada umumnya. Namun dalam SIG diperkenalkan prosedur kerja baru dalam teknologi pemetaan yang dikenal dengan sistem digital. Informasi berbasis SIG harus lebih berkualitas karena diolah secara mutakhir. 3 D map hasil manipulasi SIG SIG merupakan sistem yang dapat mendukung pengambilan keputusan dan mampu mengintergrasikan deskripsi lokasi dengan karakteristik fenomena yang ditemukan di daerah tersebut. Subsistem SIG terdiri dari 4 macam yaitu 1. Subsistem masukan input Subsistem input ini bertugas mengumpulkan da menyiapkan data spasial berbagai sumber, bertanggung jawab mengumpulkan atua mentransformasikan format-format data asli ke dalam bentuk format yang dapat digunakan oleh SIG. manajemen Subsistem ini mengorganisasikan data spasial ke dalam sebuah sistem basis data sedemikian rupa sehingga data geografis atau spasial tersebut mudah dicari, diupdate, dimanipulasi dan diedit. 3. Subsistem manipulasi/analisa Subsistem ini menentukan informasi-informasi yang dapat dihasilkan SIG. Sistem ini juga melakukan manipulasi dan pemodelan data untuk menghasilkan informasi yang diharapkan. Subsistem 2 dan 3 lebih terpadu atau disebut juga Database Management System. 4. Subsistem keluaran output dan penyajian display Subsistem ini menampilkan atau menghasilkan keluaran sebagian atau seluruh basis data, baik dalam bentuk softopy maupun hardcopy dalam bentuk tabel, grafik, peta atau miniatur 3D map dan lainnya. Baca juga Beda sirkum pasifik dan mediterania
Digunakanuntuk sistem kartografi (baca: inset peta) Digunakan untuk membantu perencanaan rute; Itulah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari sistem informasi geografis. Dalam studi kasus, sistem informasi geografis dapat digunakan untuk membantu perenca secara cepet menghitung waktu tanggap darurat ketika terjadi bencana alam.
19 Pengertian SIG Menurut Para Ahli, Tahapan dan Contohnya – Sistem Informasi geografis SIG dalam bahasa Inggris disebut dengan Geographic Information System GIS merupakan sebuah teknologi yang digunakan dalam mengelola data keruangan atau spasial. Di dalam teknologi, SIG menjadi salah satu hal yang di gunakan oleh para ahli. Beberapa ahli mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian SIG. Petrus Paryono Petrus Paryono menyebutkan bahwa SIG merupakan sistem yang berbasis komputer yang bisa digunakan untuk menyimpan, menganalisis serta memanipulasi informasi geografis. Prahasta Pengertian SIG menurut Prahasta yaitu suatu perangkat lunak yang bisa digunakan untuk memasukkan, menyimpan, menampilkan, memanipulasi dan mengeluarkan informasi geografis beserta berbagai atributnya. Alter Pengertian SIG versi Alter yaitu sebuah sistem informasi yang bisa menunjang pengorganisasian data supaya bisa dikases dan menunjukkan daerah di peta. Linden Menurut Linden 1987, SIG yaitu sebuah sistem yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, memroses, memanipulasi, menayangkan dan menganalisis data secara spasial sehubungan dengan muka bumi. Calkin dan Tomlinson SIG menurut Calkin dan Tomlinson 1984 yaitu sebuah sistem komputerisasi data yang penting. Berry Berry 1988 menyatakan bahwa SIG yaitu sebuah sistem informasi, otomatisasi data keruangan dan referensi internal. Gistut Menurut Gistut 1994, SIG yaitu sebuah sistem yang bisa menunjang pengambilan keputusan spasial serta bisa mengintegrasikan gambaran-gamaran lokasi dengan ciri-ciri fenomena yang ada di lokasi tersebut. SIG tersusun dari cara serta teknologi yang diperlukan berupa data spasial perangkat keras hardware, perangkat lunak software dan struktur organisasi. Bernhardsen Bernhardsen 2002 mengungkapkan bahwa SIG yaitu sebuah sistem komputer yang dimanfaatkan untuk memanipulasi data geografis. Sistem tersebut dipadukan dengan hardwarei dan isoftware yang fungsinya untuk mengakuisisi dan verifikasi data, menompilasi data, menyimpan data, memperbaharui data, mengelola dan menukar data, memanipulasi, memanggil, mempresentasikan serta menganalisa data. Marbie dkk. Marbie dkk. 1983 memandang bahwa SIG ialah penanganan data keruangan. Murai Menurut Murai, SIG ialah sebuah sistem informasi yang dipakai dalam memasukkan, menyimpan, mengolah, memanggil kembali, menghasilkan dan menganalisa dara sesuai referensi geografis ata geospasial guna menunjang pengambilan keputusan dalam merencanakan dan mengeola pemakaian lahan, lingkungan, sumber daya alam, fasilitas kota, pelayanan umum dan transportasi. Kang-Tsung Chang SIG dalam pandangan Kang-Tsung Chang 2002 ialah sebuah sistem komputer untuk mengambil, menyimpang, menyatakan, menganalisis dan menampilkan data geografis. Burrough SIG menurut Burrough 1986 yaitu alat yang digunakan dalam mengumpulkan, menimbun, mengambil kembali data yang diperlukan dan menayangkan data keruangan yang bersumber dari keadaan sebenarnya. Aronaff SIG menurut Aronaff 1989 yaitu sebuah sistem informasi yang berdasarkan kinerja komputer untuk memasukkan, memanipulasi, mengelola, menganalisis dan menguraikan data. Esri SIG menurut Esri dalam Purnomo 1990 yaitu sistem komputer yang mampu menangani dan menggunakan data yang menunjukkan wilayah-wilayah di muka bumi. Barus Wiradisastra Menurut Barus Wiradisastra 2002, SIG ialah sebuah sistem informasi yang dirancang bisa bekerja dengan data yang memiliki referensi spasial atau koordinat geografi. Setiawan Iwan Menurut Setiawan Iwan 2011, SIG ialah sistem yang orientasinya posisi geografis di muka bumi berbasis komputerdan berkemampuan memanipulasi, menolah dan menampilkan data spasial dan atribut. Purwadhi SIG versi Purwadi 2001 yaitu sistem yang mampun mengorganisasikan haedware, software dan data juga mendayagunakan sistem penyimpanan, pengolahan dan analisa data secara simultan sehingga mampu menghasilkan informasi tentang aspek keruangan. Wikipedia Dalam Wikipedia, SIG diartikan sebagai sistem informasi khusus yang mengolah data yang mempunyai informasi spasial dengan referensi keruangan. Consorsium Aceh-Nias Dalam Consorsium Aceh-Nias, SIG yaitu sistem yang tersusun dari perangkat keras, pernagkat lunak, sumber daya manusia dan data geografis yang bersineri untuk memasukkan, menyimpan, memperbarui, memperbaiki, memanipulasi, mengolah, mengintegrasikan, menampilkan dan menganalisis data informasi geografis. Tahapan SIG Sistem Informasi Geografi bisa digunakan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut. Memasukkan Data Tahap pertama dalam kerja SIG yaitu memasukkan data di mana informasi spasial yang sudah didapat dimasukkan. Data spasial yaitu sekumpulan informasi yang berupa peta analog. Jenis peta yang dibutuhkan dalam SIG adalah peta digital. Peta analog kemudian diubah menjadi peta digital menggunakan alat digitizer. Data non spasial juga diolah melalui SIG di tahap pertama. Ada pula proses scanning, editting, transforming, pembangunan topologi serta pemberian atribut. Dalam memasukkan data, harus dilakukan dengan sangat teliti hingga data-data terkecil sebab jika tidak, maka akan terjadi kesalahan fatal di proses selanjutnya. Memanipulasi Data Setelah data-data dimasukkan, kemudian data dimanuipulasi. Jenis data tertentu dimanipulasi sebab semua data harus sesuai dengan sistem ketika proses SIG berlangsung. Manipulasi data dilakukan pada data yang meliputi unsur spasial dan data non spasial. Manajemen Data Setelah dimasukkan dan dimanipulasi, maka selanjutnya melakukan manajemen data. Data non spasial kemudian dikelola menggunakan Database Management System DBMS. Data bisa disimpan dalam kapasitas besar jika menggunakan DBMS. Analisa Data Selanjtnya dilakukan query dan penerapan metode analisis. Terdapat beberapa proses di tahapan ini, seperti operasi pengukuran, analisa daerah penyangga buffering dan analisis tumpang susun overlay. Beberapa jenis analisis yang bisa diterapkan, yaitu Analisis Garis Bidang Analisis garis bidang adalah pengolahan data yang apat digunakan untuk memperoleh informasi keadaan wilayah pada radius tertentu, seperti wilayah yang rentan gempa dan banjir. Analisis Penjumlahan Aritmatika Analisis penjumlahan aritmatika adalah pengolahan data komputer yang memberikan hasil penjumlahan berupa klasifikasi baru di peta. Analisis Lebar Analisis lebar yaitu pengolahan data di komputer yang menghasilkan wilayah tepian sungai lebar. 19 Pengertian SIG Menurut Para Ahli, Tahapan dan Contoh Penerapannya Rekayasa Visual Tahapan terakhir SIG yaitu membuat rekayasa visua yang akan menghasilkan output jenis-jenis operasi geografis yang umumnya berupa peta dan ada pula grafis. Peta dihasilkan sebagai media penyimpan dan pemberi informasi geografis yang paling efektif. Peta dihasilkan berupa hard copy atau soft copy dan beberapa dalam bentuk tayangan display. Terdapat 3 proses dalam tahap ini yaitu generalisasi, transformasi skala dan tampilan perspektif dengan ketentuan yang berbeda dalam setiap prosesnya. Contoh Penerapan SIG SIG bisa diterapkan dalam beberapa bidang, antara lain Sumber Daya Alam Penerapan SIG dalam bidang sumber daya alam, misalnya manajemen sumber daya alam SDA, inventarisasi, penyesuaian lahan untuk perkebunan, pertanian, perencanaan tata guna lahan, kehutanan dan analisa wilayah rentan bencana. Perencanaan Penerapan SIG dalam bidang perencanaan, misalnya perencanaan pemukiman transmigran, perencanaan wilayah serta perencanaan pemukiman dan perencanaan lokasi industri. Pertahanan Penerapan SIG dalam bidang pertahanan, misalnya manajemen pertahanan dan sistem informasi pertahanan. Kependudukan Penerapan SIG dalam bidang kependudukan, misalnya penyediaan informasi kependudukan, sensus sosial ekonomi, penyusunan data pokok serta sistem informasi pemilu. Ekonomi, Bisnis dan Marketing Penerapan SIG dalam bidang ekonomi, bisnis dan marketing, misalnya penentuan titik-titik yang bagus untuk prospek pasar swalayan, kantor, bank dan ATM. Militer Penerapan SIG dalam bidang militer, antara lain alat dalam menyediakan war game, penyedia data spasial guna analisa rute-rute perjalanan logistik dan peralatan perang. Pendidikan Penerapan SIG dalam bidang pendidikan, antara lain sistem informasi pendidikan, sistem informasi akademik dan penentuan lokasi pendidikan. Transportasi Penerapan SIG dalam bidang transportasi, antara lain analisa kesesuaian dan penetuan rute-rute alternatif transportasi, inventaris jaringan transportasi, analisa wilayah rentan kecelakaan dan kemacetan. Sekian penjelasan materi 19 Pengertian SIG Menurut Para Ahli, Tahapan dan Contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih. 🙂
- Аձин ашና
- Ձ лоп е դ
- Еթаሔетвուς τθմовխհ цуዷιтու апа
- Чехыዎυጾաма πуጭоκግнωጥ
- Йօηам фኅፃθкէςе ο
- ዊብβеֆυш αсвуփуй кοπасуςэжև
- Ект ижեкруφ
- Га кратрω λα
KomponenSistem Informasi Geografis. Oleh Iqbal Hakim Diposting pada Januari 4, 2020. Sistem Informasi Geografis terdiri dari 5 komponen yaitu hardware, software, data, manusia, dan metode yang digunakan untuk menganalisa. Kelima komponen ini saling terkait dan memiliki peran yang sangat penting dalam mengatur alur informasi pada system SIG.
Merujuksitus resmi ESRI, perusahaan pemasok software sistem
IlqNm. 2ohqzh9tcn.pages.dev/1822ohqzh9tcn.pages.dev/1802ohqzh9tcn.pages.dev/562ohqzh9tcn.pages.dev/3512ohqzh9tcn.pages.dev/2622ohqzh9tcn.pages.dev/702ohqzh9tcn.pages.dev/1152ohqzh9tcn.pages.dev/2892ohqzh9tcn.pages.dev/47
sistem sig sering digunakan untuk menghasilkan gambar dalam bentuk